Wellcome readers :)

~(‾▿‾~)(~‾▿‾)~ *tarian penyambutan* :O

Wellcome to my blog, and wellcome too in random postingan ._.
Makasih buat yang udah buka blog ini. Baik Disengaja maupun tidak, yang jelas kalian yang sudah masuk di blog ini memang sudah jalannya O:) *mendadak alim*

Btw, dibawah ini ada kotak tulisannya 'join this site' itu boleh kok diklik-klik dikit :3

Followers

Sabtu, 05 April 2014

Ongkos Bus dari Indralaya – Palembang Rp 62.000

Kejadian ini berlangsung hari Rabu (02/04) sekitar pukul 16.00. Pada saat itu saya memutuskan untuk pulang ke Palembang karena ada sedikit keperluan. Diantara beberapa pilihan transportasi yang ada, saya memilih menggunakan bus khusus yang ada di timbangan (sebuah lokasi di Indralaya) karena lebih dekat dari kosan saya. Melupakan kejadian kecopetan yang pernah saya alami saya pun memberanikan diri untuk pulang menggunakan bus tersebut.
            Di dalam bus hanya ada beberapa orang, tidak begitu ramai. Di kursi depan ada supir dan dua orang mahasiswa dibelakangnya. Di dekat pintu depan ada satu ibu-ibu separuh baya yang membawa kuali yang cukup besar sehingga memakan dua buah kursi sekaligus. Di sebelahnya ada dua orang mahasiswa yang menggunakan jas lab. Selang satu kursi dibelakang mahasiswa itu adalah tempat dimana saya duduk.
            Ditengah perjalanan, kenek mulai meminta ongkos pada penumpang-penumpangnya. Kesalahan saya pada saat itu, saya hanya mempunyai selembar uang seratus ribu. Kenek itupun mengatakan akan membayarkan kembaliaannya nanti. Saya percaya saja, saya mencoba untuk tidak suhuzon pada orang yang saya tidak kenal.
            Karena cuaca yang dingin seisi bus itu-pun seperti terlelap. Walaupun tidak semuanya terlelap, setidaknya sopir busnya masih bangun dan mengantarkan kami pulang. Pada kesempatan itu saya memanggil kenek bus dan meminta kembalian ongkos saya. Dia bilang nanti, dia akan menukarkannya terlebih dahulu. Kenek itu pun stop dan membeli sebungkus rokok tapi dia tidak memberikan uang kembalian kepada saya. “Ah, mungkin nanti setelah turun baru diberikan.” pikir saya saat itu.
            Ketika tiba waktu turun, saya pun meminta uang kembalian saya. Kenek itu memberikan sejumlah uang kepada saya lalu langsung pergi. Saya hitung jumlah kembaliannya, hanya ada satu lembar uang dua puluh ribu, tujuh lembar uang dua ribu, dan empat uang seribu.  Totalnya hanya Rp 38.000.
            Pelajaran bagi saya untuk membawa uang kecil ketika ingin berpergian dan juga untuk tidak terlalu percaya pada orang yang baru saja ditemui karena kejahatan terjadi apabila ada kesempatan. Waspadalah!

Viewers kece :)

Popular Post

 
apodiofadilani Blogger Template by Ipietoon Blogger Template